100 Pemuda Fatih dan Fatihah

Negeri itu bernama Negeri Insulinde, negeri yang memiliki sejuta narasi kehidupan, negeri potensi alam penuh harapan, samudra nya luasan, pulaunya jutaan, daratannya lebar-an

Namun amat kasihan, Negeri Insulinde kebingungan, Potensi alam dilupakan, rakyat nya terlenakan, Hutang negara Juta Triliunan, bahkan 1 bayi lahiran punya beban 14 jutaan. Ikan lautnya di curi turis nelayan. Banyak TKI di permalukan, kemiskinan seperti kebanjiran,

Ngeri-nya pemimpin nya banyak pencitraan, rakyatnya tidak di pedulikan, Negeri Insulinde sedang kegaduhan, terorisme berkeliaran, membunuh banyak korban, jiwa-jiwa berjatuhan serta keimanan teresahkan.

Kemudian datang-lah 100 Pemuda Fatih dan Fatihah, karena timbul keresahan dalam jiwa dada, mereka identifikasi masalah bangsa, mencoba melirik kondisi manusia, cita-citanya menciptakan peradaban ukhuwah. Mengharap Hidayah-Nya untuk memerdeka negeri yg katanya sudah merdeka.

Namun periode sebelumnya pemuda Awalun mendahului , pemuda Awalun sudah mencoba bersinergi namun kasihan malah sakit hati, karena susah alur birokrasi, ditambah dengan rakyatnya tidak peduli. tak hanya sakit hati, mereka juga sakit gigi dan meredupnya motivasi, penuh emosi dan melimpah kan masalah negeri kepada pemuda Fatih, dengan harapan tercipta teknologi untuk kemerdekaan hakiki….

Mendung nya langit bukan-lah bencana, semakin mendung semakin berpotensi untuk hujan dan menyuburkan tanah negara. Gelapnya langit di Ujung malam bukanlah petaka, semakin gelap semakin berpotensi untuk fajar Shodiq menghampiri dan indahnya waktu pagi mendatangi.

Negeri ini pasti banyak solusi, dengan akhlaq dengan prestasi dengan hidayah illahi..

Izinkan ku sebut namamu dalam doaku, agar kita berukhuwah pada cinta lillah, Dalam doaku ada namamu mengharapkan mu untuk kemerdekaan negeri Insulinde ini, Dalam doaku ada namamu agar dirimu menjadi pilar peradaban untuk kemerdekaan yang hakiki, semoga pemuda fatih menjadi singa di siang hari, dan menjadi Rahib di malam hari.

Jika dirimu pemuda Fatih sejati marilah berikan solusi, dengan melanjutkan narasi ini di bawah ini,
……

Diantara 100 Pemuda Fatih,

Ilham Fahtu Rohman
Universitas Diponegoro
Jawa Tengah

(Narasi: Dalam Doaku Ada Namamu)

———————————
#IjtihadTeknologi
#RapatDanLurus
#ExtraMiles
#KebaikanYangMengalir
#CatatanSangMujtahid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *